Saturday, November 17, 2012

My Maid is My Girlfriend Part 8


Tittle    :  My Maid Is My Girlfriend PART 8
Author : Fika Arnita
Cast :
·         Park Jiyeon
·         Kim Myungso
·         Joon Jinwoon
·         Choi Minho
·         Jung Krystal
·         Bae Suzy
·         Lee Taemin
Other Cast
·         Park Family [kim tae hee]
·         Kim Family [shin yeon shung]
And other Find by Your Self
Genre : Romance, Comedy, Family
Rating : T

“hey, jangan berubah pikiran. Bukankah tadinya kau setuju, aku yang mengantarmu?” ucap myung soo sambil memegang tangan kiri jiyeon
“emmmhhh a aku.........” jiyeon ingin mengatakan sesuatu tapi langsung dipotong oleh jinwoon
“jiyeon, ayo naik?” ucap jinwoon seraya ikut memegang tangan jiyeon sebelah kanan
“kau ingin aku atau dia yang mengantarmu?” ucap myung soo lagi
Jiyeon yang bingung hanya bisa melongo sambil menoleh kearah keduanya.......
****
Part 8

“kenapa suasananya malah jadi seperti ini?, ada apa sih mereka” ucap jiyeon panik dalam hati
Jiyeon segera melepaskan lengannya dari pegangan tangan kedua namja tersebut.
“mmmhhhh, aku sebaiknyaaa mmmhhh” jiyeon bingung harus pulang dengan siapa
“kenapa urusan pulang kerumah saja, bisa sampai serumit ini... aduuuuhhhhhhhh” jerit jiyeon dalam hati
“kau memilih siapa?” tanya myung soo
“myung soo-ah, mianhae.. tapi sebaiknya jinwoon saja yang mengantarku pulang” ucap jiyeon
“wae?” jawab myung soo cepat dengan tatapan mata yang tajam kearah jiyeon
“mmmhhhh karena........”
“kenapa harus pakai alasan? Yaaa jelas itu karena aku namjachingu jiyeon, kau lupa?” ucap jinwoon pada myung soo
“kau tidak berhak ada disini, bukankah kemarin kau pergi bersama yeoja lain?” ucap myung soo
“yeoja lain?” ucap jinwoon
“hey hey, kalian itu kenapa sih? Apa yang kalian ributkan. Sudah sudah aku ingin pulang. Jinwoon ayo palli kita pulang” ucap jiyeon sambil naik ke motor gede jinwoon
Jiyeon dan jinwoon pergi tapi motor baru melaju sebentar, jiyeon menyuruh jinwoon berhenti sebentar. Jiyeon turun dan berlari kearah myung soo berdiri
“myung soo, mianhae sudah merepotkanmu, gara-gara ingin mengantarku, kau sampai mengeluarkan motormu. Mianhae-yooo” ucap jiyeon
“kau tetap akan pulang dengannya?” tanya myung soo dengan nada sinis
Jiyeon menatap myung soo dengan wajah takut. Karena ia belum pernah melihat ekspresi myung soo sesinis itu walaupun mereka sering bertengkar
“ne, tentu saja” jawab jiyeon ragu
Myung soo diam
“myung soo kau kenapa?” tanya jiyeon
“TIDAK USAH TANYA LAGI, CEPAT SANA PERGI !!!”ucap myung soo dengan ekspressi marah. Akhirnya malah myung soo yang pergi duluan
Jiyeon  yang melihatnya heran dan sekaligus bingung.
*****
Jiyeon’s House
“heuuu hari ini benar-benar hari yang sangat mengejutkan. Sepertinya hari-hari kedepanku akan suram. Tapi untung saja eomma sudah mendapatkan kerja dengan gaji yang lumayan. Tapi krystal--------“ jiyeon menghela napas
Jiyeon diam pikirannya bercabang, awalnya yang dia pikirkan adalah krystal tapi kini ada satu nama lagi yang ada di pikirannya. Myung soo
“sebenarnya, ada apa dengan myung soo? Baru kali ini aku melihat ekspresi myung soo seseram itu” ucap jiyeon
“ahhh sudahlah, tidak usah memikirkan apa-apa dulu jiyeon. Besok hari minggu. Waktunya refreshing. Sebelum lusa tes evaluasinya” ucap jiyeon sambil menarik selimutnya.
*****
Halmoni’s House
Myung soo duduk lemas dibawah ranjangnya dengan keadaan kamar yang berantakan. Selimut ranjangnya sudah berada dilantai, jaket yang ia kenakan untuk mengantar jiyeonpun sudah berada jauh dengan dirinya. Ini semua ia lakukan karna ia betul-betul merasa kesal jiyeon lebih memilih jinwoon ketimbang dirinya karena selama ini tidak ada yeoja yang bersikap seperti itu padanya
*****
MORNING

Halmoni’s House
Myung soo masih memikirkan kejadian kemarin. Ia sebenarnya juga memikirkan kenapa ia berteriak pada jiyeon tapi hatinya memang akan langsung berubah benci jika mengingat jiyeon lebih memilih jinwoon ketimbang dirinya.
Myung soo turun kebawah, sekarang ini ia benar-benar tidak ingin bertemu dengan jiyeon. Tapi lama-lama ia heran mengapa sudah siang jiyeon belum juga datang untuk mengururs halmoni
“halmoni, apa kalau hari minggu jiyeon tidak kemari?” tanya myung soo
“kau belum tau yaaa? Jiyeon sudah tidak bekerja lagi disini. Kemarin ia mengundurkan diri” ucap halmoni
“mwooo? Mengundurkan diri? Wae?” tanya myung soo
“iya, katanya eommanya sudah mendapatkan pekerjaan tetap, jadi eommanya melarang ia bekerja” jawab halmoni
Myung soo diam mendengar jawaban halmoni
“myung soo-ah, apa kau sudah siap untuk tes evaluasi besok?” tanya halmoni
Myung soo tidak menjawab
“myung soo”
Myung soo masih diam
“MYUNG SOO” ucap halmoni dengan nada agak ditinggikan
“ne, aku siap halmoni” ucap myung soo lalu pergi
*****
Jiyeon’s House
“MWOOOOOO? JINJJA EOMMA?” tanya jiyeon tidak percaya
“ne jiyeon, krystal akan tinggal disini, bersama kita” ucap tae hee
Jiyeon diam saja mencerna kata-kata eommanya
“aku tau ini sulit untukmu jiyeon. Tapi ini rencana hodong ahjussi. Kau masih ingatkan dengan dia? Dia tidak ingin krystal terus salah paham dengan kita dan menganggap kita jahat. Makanya dia memutuskan untuk menggunakan cara ini” jelas tae hee
“hodong ahjussi? Eomma bertemu dengannya?” tanya jiyeon
“sebenarnya eomma selama ini bekerja di perusahaannya jiyeon” ucap tae hee
“pantas eomma tau krystal berada di korea” ucap jiyeon lemas
“kenapa eomma tidak membicarakan hal ini dulu padaku?” tanya jiyeon
“kau belakangan ini sangat sibuk jiyeon, lagipula eomma yakin kau tidak akan setuju. Makanya eomma menerima usulan hodong tentang rencananya. Eomma tidak ingin krystal terus salah paham tentang hubungan eomma dengan mendiang seung ri (ayah krystal)” jawab tae hee
“dia mau tidur dimana eomma? Kamar kitakan hanya ada dua” ucap jiyeon
“eomma sudah atur agar kalian sekamar” ucap tae hee
“mwo” ucap jiyeon lirih “lalu kapan ia akan datang?”
“mungkin nanti malam” ucap tae hee
*****
Suzy’s House
“yeon, minum ini dulu” ucap suzy sambil memberikan segelas air sirop pada jiyeon
Jiyeon meminum habis sirop yang diberi suzy
“lalu bagaimana?” tanya suzy setelah jiyeon menceritakan masalahnya
“molla” jawab jiyeon singkat
“bagaimana kalau kau tinggal saja dirumahku?” tanya suzy
Jiyeon menengok kearah suzy
“itu ide yang sangat bagus, tapi aku tidak mau membiarkan eomma sendirian menghadapi krystal” ucap jiyeon lirih
“ne, kau benar.............” ucap suzy
*****
Taemin’s House
Taemin berada di ranjangnya dengan badan yang tak bisa diangkat. Maklum kemarin ia mengalami banyak peristiwa bersama suzy
“taem, aduh kenapa kau sakit disaat besok tes evaluasi pelajaran” ucap eomma taemin
“aku baik-baik saja eomma, hanya butuh minum obat penghilang rasa sakit dan tidur yang banyak” ucap taemin
“besok kau tidak usah masuk saja, ikut susulan saja” perintah eomma taemin
“shirreo, pokonya besok aku akan sembuh” ucap taemin
*****
Flower Garden
Krystal tengah duduk melamun di kursi taman menunggu minho datang
“hey, cantikmu luntur jika melamun” ucap minho yang tiba-tiba datang
“minho oppa, kau sudah datang” ucap krystal
“ada apa?” tanya minho
“anhi”
“jangan bohong, aku sudah mengenalmu sejak lama. Kau sedang ada masalah” ucap minho
Krystal hanya tersenyum
“ceritakan saja padaku?”
Krystal tetap terdiam. Minho yang melihat ekspresi muka krystal murung sengaja ingin menggoda
“yaaa sudah kalau tidak mau cerita. Menangis saja di dadaku” ucap minho dengan nada genit
Namun karena krystal memang benar-benar sedang sedih, ia langsung menjatuhkan kepalanya di dada minho lalu menangis. Minho yang kaget dengan tingkah krystal hanya bisa terdiam. Ia juga gugup karena ini kali pertama melihat krystal menangis dipelukannya setelah ia kembali ke seoul.
*****
AFTERNOON

Jiyeon’s House
Jiyeon melihat mobil pengangkut barang-barang yang datang di rumahnya. Ia pasrah melihat seorang yeoja yang turun dari mobil tersebut. Seorang yeoja yang ia kenal betul.
“jiyeon” sapa hodong
“ahjussi, apa kabar?” tanya jiyeon
“baik, eommamu mana?” tanya hodong
“kalian sudah datang?” tanya tae hee dari dalam
“ne”
“krystal, apa kabar?” tanya tae hee
Krystal acuh terhadap sapaan tae hee
“krystal” ucap hodong pada krystal
Krystal menengok pada hodong baru menjawab sapaan tae hee
“ne, aku baik” ucap krystal
“syukurlah” ucap krystal tersenyum
Jiyeon mengantar krystal masuk kedalam sedangkan hodong dan tae hee berbicara sesuatu yang serius diluar.
“krystal, ahjussi pulang dulu ya” ucap hodong pada krytal
“ahjussi, kau harus berjanji akan segera menyelesaikan masalah perusahaan dan menjemputku dari rumah ini” ucap krystal
“ne, ahjussi berjanji” ucap hodong
*****
NIGHT

Jiyeon’s House
Jiyeon dan krystal berada dalam satu kamar. Mereka tidur dengan 2 ranjang sehingga tidak menyatu. Suasana hening begitu terasa. Krytal memilih langsung tidur padahal baru jam 7 malam. Sedangkan jiyeon masih belajar karna besok akan tes evaluasi
*****

MORNING

Jiyeon’s House
Tae hee mengajak krystal sarapan bersama tapi ia menolak lalu langsung pergi berangkat sekolah. Jiyeon tidak menanggapi aksi krystal. Ia tidak mau pusing dulu sebelum mengahadapi tes evaluasi. Jiyeon pamitan berangkat sekolah. Saat keluar pintu rumah ternyata sudah ada jinwoon menunggu disana.
“jinwoon, kau ingin menjemputku?” tanya jiyeon
“tentu saja” jawab jinwoon
*****
Teitan’s School
Myung soo melihat jiyeon yang dibonceng jinwoon menuju parkiran sekolah. Hatinya benar-benar ingin berlari ke arah mereka lalu menarik tangan jiyeon.
Jiyeon menuju kelasnya, jinwoon juga berjalan menuju kelasnya. Kelas mereka berbeda arah.
Myung soo yang berada dibelakang jiyeon, lalu mempercepat langkahnya dan berjalan mendahului jiyeon. Jiyeon yang melihatnya heran karna dia masih belum tau sebenarnya apa yang terjadi
Jiyeon benar-benar bingung kenapa myung soo marah. sesampainya di kelas, ia duduk di tempat duduknya. Myung soo hanya menaruh tas lalu pergi keluar. Jiyeon mengikutinya.
“myung soooooo” panggil jiyeon
Myung soo berhenti
“wae?” tanya myung soo
“sebenarnya kau ini kenapa?” tanya jiyeon
“apanya yang kenapa? Memangnya kau melihat aku kenapa?” tanya myung soo
“mmmhhh,,, kau seperti marah padaku” ucap jiyeon
“aku marah padamu? Memangnya kau melakukan kesalahan apa? Kau kan orang yang selalu benar” ucap myung soo sambil memasukkan telapak tangannya kedalam saku celana
Jiyeon bingung menanggapi jawaban myung soo
“oohh, tuh tau kalo aku memang selalu benar... yasudah kalo kau ternyata tidak marah, aku tenang sekarang” ucap jiyeon
Mereka diam sejenak.
“mmhh,, yasudah semangat ya” ucap jiyeon
Myung soo lalu pergi
*****
Evaluation’s Test Begin
Jiyeon melihat soal-soal tes. Ia mengerjakannya. Disela-sela pengerjaan jiyeon selalu melihat kearah myung soo. Terlihat myung soo seperti tidak mengalami kesulitan. Itu membuat jiyeon sedikit lega.
Evaluation’s Test Finish
*****
At Canteen
Di kantin jiyeon dan suzy duduk mematung.
“suzy-ah, tau tidak hari ini taemin tidak masuk loh” ucap jiyeon
“jinjja? Memangnya kenapa dia?” tanya suzy khawatir
“molla, wae? Kau khawatir yaa?” tanya jiyeon
“mmhhh aniyo, aku hanya merasa bersalah karna aku, dia jadi harus bolak-balik ke rumah sakit kemarin. Kan sudah aku ceritakan kejadian kemarin bersama taem padamu yeon” ucap suzy
“yaaa yaaaa arraseo, tapiiii kalo aku jadi kau, aku akan ke rumahnya. Hanya untuk mengecek keadaannya” ucap jiyeon santai
Suzy menatap jiyeon dan memikirkan kata-kata jiyeon.
*****
Corridor’s School
Jiyeon bertemu dengan myung soo tapi dia diam saja. Jiyeon yang kesal karna sikap myung soo. Akhirnya memutuskan untuk menanyakan lagi perihal marah atau tidaknya dia pada jiyeon
“myung soo” panggil jiyeon
“myung sooooooo” panggil jiyeon lagi
“ada apa sih?” tanya myung soo tiba-tiba sambil berbalik badan dan itu menyebabkan badannya bersentuhan dengan badan jiyeon yang sedang berdiri tepat dibelakang myung soo
Jiyeon yang kaget dengan pembalikkan badan myung soo langsung galagapan begitu juga myung soo. Mereka sempat diam sesaat.
“wae? Palli” ucap myung soo sok cool
“mmmhhh, aku ingin bicara” ucap jiyeon
“yasudah bicara saja” ucap myung soo
“sebenarnya kau ini kenapa?” tanya jiyeon
“sudahlah sana pergi menjauh dariku” ucap myung soo
“apa?” tanya jiyeon kaget
“HEH SEBENARNYA KAU INI KENAPA? Dulu menyukai hyung ku lalu tiba-tiba muncul jinwoon mengaku sebagai namjachingumu. Lalu aku tanya mengenai hyung, kau juga masih menyukai hyungku. KAU INI WANITA MACAM APA?” ucap myung soo sambil sedikit berteriak
“apa?” tanya jiyeon lagi
“hah sudahlah. Dasar pabo. Sudah pergi saja sana” ucap myung soo
“mmhh memangnya kenapa kalo jinwoon namjachinguku dan aku masih menyukai minho oppa. Apa urusannya denganmu?” tanya jiyeon ingin memastikan sesuatu
“ya tidak apa-apa, aku... aku... aku hanya merasa kasihan saja pada hyungku” ucap myung soo
“memangnya kasihan kenapa? Minho oppa kan sudah punya krystal” jawab jiyeon
“ya seharusnya sebagai seorang yeoja, kau harus menetapkan hatimu. Jangan mendua seperti ituuuuu, itu namanya KETERLALUAN” ucap myung soo dengan nada tinggi
“apa kau bilang keterlaluan??” ucap jiyeon kaget
“.......”
“lalu yang kau lakukan apa waktu kita pertama kali bertemu di depan kedai eskrim. Kau memutuskan seorang yeoja tanpa alasan yang jelas lalu meninggalkannya menangis di tengah jalan. Bukankah itu juga keterlaluan” ucap jiyeon tidak mau kalah
“i..itu berbeda. HEH KENAPA JADI NYAMBUNG KEARAH SITU” ucap myung soo
“ya pokoknya itu juga KETERLALUAN”ucap jiyeon
Myung soo dan jiyeon saling melihat dengan tatapan sinis
“sekarang aku jadi tau satu hal. Walaupun memiliki umur yang sama. Jinwonn lebih baik darimu” ucap jiyeon
“HEH APA HAK MU MEMBANDINGKAN KAMI, LAGIPULA TAU APA KAU MENGENAI NAMJA. KAU ITUKAN KERJANYA HANYA BELAJAR” balas myung soo
“paling tidak jinwoon mampu membuatku nyaman, dan aku tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga jika harus mengobrol dengannya. TIDAK SEPERTI DENGANMU”ucap jiyeon
“tetap saja kau lebih keterlaluan menyukai 2 namja sekaligus pada waktu yang sama. KALAU AKU KATAKAN KAU ITU SUDAH LUPA AKAN ETIKA” ucap myung soo
“apa kau bilang? Lupa etika? Heuh SUDAH JANGAN BICARA LAGI DENGANKU. AKU MEMANG TIDAK BISA BERKOMUNIKASI DENGANMU. HEUH DASAR!!”ucap jiyeon sambil melengos pergi
“AKU KAN SUDAH BILANG, KITA TIDAK USAH BICARA. JADI SEPERTI INI” ucap myung soo sambil berteriak.
*****
Suzy melihat rumah yang ada di rumahnya memastikan apakah sama dengan alamat rumah yang tertulis di kertas yang sedang ia pegang.
Lalu keluar seorang yeoja yang sudah agak berumur tetapi masih terlihat sangat cantik.
“cari siapa nak?” ucap yeoja tersebut
“oh mmhh, apa ini rumah taemin, ahjumma?” tanya suzy
Yeoja itu melihat suzy dari atas sampai bawah.
“kau, suzy bukan?” tanya ahjumma itu
“n..ne” ucap suzy sambil mengangguk
“jadi benar kau suzy? Yampun cantik sekali kau nak” ucap ahjumma itu
Suzy yang bingung hanya bisa senyum
“kau tau aku?” tanya ahjumma itu
Suzy hanya menggeleng
“aku eomma taemin” jawab ahjumma itu
“oh ajumma eomma taemin?” tanya suzy sambil tersenyum
“ne” ucap eomma taemin sambil memeluk suzy
Suzy pasrah dengan perlakuan eomma taemin. Sekali bertemu dengan eomma taemin, ia bisa langsung merasa hangat. Walaupun suzy ikut dengan eommanya. Tapi dalam keseharian, eomma suzy jarang memperhatikannya. Itulah sebabnya ia merindukan wangi seorang eomma. Dan ia paling menyukai saat eomma jiyeon memeluknya dengan hangat.
“palli,, kita masuk ke rumah” ajak eomma taemin
Mereka masuk ke rumah. Suzy langsung disuruh untuk duduk. Eomma taemin juga langsung membuatkan minum berwarna untuk suzy
“taem, kenapa tidak masuk sekolah ahjumma?” tanya suzy
“oh dia sakit suzy. Sekarang dia sedang tidur. Tadi habis minum obat yang ia bawa saat bersamamu” ucap eomma taemin
“oh, ahjumma mianhae” ucap suzy
“waeyoo? Suzy-ah?” ucap eomma
“karna aku, taem jadi sakit seperti ini” ucap suzy
“ahnio, ini bukan salahmu. Taem saja yang tidak hati-hati hingga masuk dalam masalah. Justru ahjumma ingin berterimakasih karna kau mengantar taem bolak-balik ke rumah sakit” ucap eomma taemin
Suzy dan eomma taemin sama-sama tersenyum
“sebentar ya suzy, ahjumma bangunkan taem” ucap eomma taemin
“tidak usah ahjumma. aku ingin segera pamit sekarang” ucap suzy
Eomma jiyeon mengantar suzy keluar.
“gomawo suzy-ah sudah mampir. Kau harus mampir lebih lama nanti yaa” ucap eomma taemin sambil tersenyum
“ne ahjumma” jawab suzy membalas senyum eomma taemin
******
Jiyeon malas-malasan berjalan pulang ke rumahnya. Kalau ingat di rumah ada krystal, rasanya ia lebih memilih untuk bekerja di rumah myung soo saja. Lebih baik menghadapi sikap bodoh myung soo dalam hal belajar daripada harus bertemu dengan krystal.
Tapi begitu malang, ia malah melihat minho dan krystal tengah berdua, mereka tengah makan eskrim dan krystal sangat gembira karna krystal tertawa lepas
Disaat air mata jiyeon ingin turun. Ada seseorang yang merangkulnya dari belakang dan membelokkan badannya. Tubuh jiyeon mengikuti arah tangan tersebut hingga badannya berbalik. Dan menangis di dada namja tersebut
TBC


4 comments:

  1. myungsoo! myungsoo! myungsoo! hahaha
    duh thor, jadi penasaran nih siapa yg membalikkan jiyeon >.< smoga jawabannya yang di atas ya~ hehe
    dan juga suzy bisa2 mulai dekat nih ama taemin ^^
    tp myungsoo benaran deh.. aneh abis klu udh depan jiyeon kkk~
    oke deh thor! update soon ya! fighting!

    ReplyDelete
    Replies
    1. tengkyuuu yaaaaaa chinguu udah jadi readers tetap disini haha *wink

      keep reading and coment yaaaaa....
      ^^ gamsahamnidaaaaa

      Delete
  2. Trnyat Jiyeon mlih Jinwoon tuk nganterin dy plng. . . Myungsoo psti ksel bngetzz tuhh. . .!! :>

    kyk'x Myungsoo cmbru brat tuhh ama Jiyeon-Jinwoon. . .!
    Prtengkaran antar MyungYeon couple bkin eonn tambah suka n' gemess aja sama nihh couple. . . :*

    Qra2 siapa tuhh namja yg blikin badan Jiyeon. . . D'pikiran eonn saat ini cuma ada 1 nama yaitu Myungsoo smga aja bner. . . ^^

    saeng, next part'x cpetan yahh eonn bklan setia nungguin. . . ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ne, semoga bener eonn wkwkw

      waaaaaaa tengkyuuu unnniiiikuuuu *hug again and again* wkwkw

      aku ntr udah ga post eon di pjyff.

      Delete